Sunday, 6 November 2011

Cerita "Ulat dan Daun Hijau"



Musim hujan tlah berlalu sehingga di mana-mana tampak pepohonan menghijau .


Keliatan seekor ulat di antara dedaunan yang menghijau bergoyang-goyang di terpa angin .

”Apa kabar daun hijau” katanya …..

Tersentak daun hijau menoleh kearah suara yang datang .
”Ohh…kamu ulat , badanmu keliatan kurus dan kecil…mengapa ?” tanya daun hijau .

”Aku hampir tidak mendapatkan dedaunan untuk makananku , bolehkan engkau membantuku sahabat ? ” kata ulat kecil .

”Tentu….tentu, dekatlah kemari ,’daun hijau berpikir ‘ Jika aku memberikan sedikit saja daunku ini untuk makanan si ulat, aku akan tetap hijau . Hanya saja aku akan keliatan berlobang-lobang. ..tapi tak apalah .”

Perlahan-lahan ulat menggerakkan tubuhnya menuju ke daun hijau . Setelah makan dengan kenyang ulat berterima kasih kepada daun hijau yang telah merelakan sebagian tubuhnya menjadi makanan si ulat .

Ketika ulat mengucapkan terima kasih kepada sahabat yang penuh kasih dan pengorbanan itu , ada rasa puas di dalam diri daun hijau . Sekali pun tubuhnya kini berlobang di sana sini namun ia bahagia dapat melakukan sesuatu bagi ulat kecil yang lapar .

Tidak lama berselang ketika musim panas datang daun hijau menjadi kering dan berubah warna . Akhirnya ia jatuh ketanah di sapu orang dan dibakar

….

Sahabat, Apa yang berarti di kehidupan kita sehingga kita enggan berkorban sedikit saja bagi sesama ?

Nahh……akhirnya semua yang ada akan mati bagi sesamanya yang tidak menutup mata ketika sesamanya dalam kesukaran .

Yang tidak membelakangi dan seolah tidak mendengar ketika sesamanya berteriak meminta tolong . Ia rela melakukan sesuatu untuk kepentingan orang lain dan sejenak melupakan kepentingan diri sendiri .

Merelakan kesenangan dan kepentingan diri sendiri bagi orang lain memang tidak mudah, tetapi indah .

Ketika berkorban diri kita sendiri mnjadi seperti daun hijau yang berlobang namun sebenarnya itu tidak mempengaruhi kehidupan kita , kita akan tetap hijau ..Tuhan akan tetap memberkati dan memelihara kita .

Bagi daun hijau berkorban merupakan sesuatu perkara yang mengesankan dan terasa indah serta memuaskan . Dia bahagia melihat sesamanya dapat tersenyum kerana pengorbanan yang ia lakukan . Ia juga melakukannya kerana menyadari bahwa ia tidak akan selamanya tinggal menjadi daun hijau , suatu hari ia akan kering dan jatuh .

Demikianlah kehidupan kita , hidup ini hanya sementara… kemudian kita akan mati . Itu sebabnya isilah hidup ini dengan perbuatan-perbuatan baik, kasih, pengorbanan , pengertian , kesetiaan , kesabaran , dan kerendahan hati .

Jadikanlah berkorban itu sebagai sesuatu yang menyenangkan dan membawa sukacita tersendiri bagi kita . Kita dapat berkorban dalam banyak perkara , mendahulukan kepentingan sesama , melakukan sesuatu bagi mereka , memberikan apa yang kita punyai dan masih banyak lagi pengorbanan yang dapat kita lakukan .

Yang mana yang sering kita lakukan ?
Menjadi ulat kecil yang menerima kebaikan orang atau menjadi daun hijau yang senang memberi ……?

No comments:

Klik Sini !